Disfungsi ereksi atau biasa disebut dengan faktor impotensi merupakan kondisi ketika penis tak mampu ereksi atau mempertahankan ereksi, padahal sebelumnya sudah mendapatkan rangsangan seksual. Impotensi merupakan masalah yang cukup rentan bagi kalangan pria berusia 40 tahun keatas. Walaupun bukan masalah yang berbahaya, kondisi tersebut tentunya sangat mengganggu pasangan maupun penderita sendiri.

Seorang yang mengalami masalah impotensi akan kesulitan memperoleh atau mempertahankan ereksi. Penderita impotensi juga akan mengalami penurunan gairah seksual, keluhan tersebut bisa datang secara tiba-tiba atau bertahap.

Apa Yang Menjadi Faktor Impotensi Bagi Kalangan Penderita


Sistem ini akan menghasilkan hormone yang dapat mengatur metabolisme, reproduksi, mood, fungsi seksual, dan masih banyak lainnya. Diabetes merupakan salah satu penyakit endokrin yang dapat menyebabkan seseorang mengalami faktor impotensi. Penyakit diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memanfaatkan hormone insulin. Salah satu efek samping yang berkaitan dengan diabetes kronis yakni kerusakan pada saraf. Hal tersebut tentunya akan mempengaruhi kinerja penis pria.

Baca Juga : Ternyata Impotensi Adalah Penyakit Psikologis Pada Pria

1. Komplikasi Penyakit Lain

Terdapat komplikasi penyakit lain yang terkait diabetes, yakni gangguan aliran darah atau kadar hormon. Keduanya bisa menyebabkan masalah pada impotensi.

2. Terserang Gangguan Saraf

Beberapa kondisi bisa meningkatkan risiko terjadinya impotensi, yakni saraf yang memengaruhi kemampuan otak untuk melakukan komunikasi dengan sistem reproduksi. Keluhan tersebut berkaitan dengan impotensi diantaranya tumor otak, penyakit pada tulang belakang, Alzheimer, serta kalangan yang pernah menjalani operasi kelenjar prostat. Kalangan pesepeda jarak jauh juga berisiko terserang impotensi jenis sementara, hal tersebut terjadi karena adanya tekanan berulang di area pantat dan alat kelamin dapat mempengaruhi fungsi saraf.

3. Penyakit Yang Berhubungan Dengan Jantung

Tekanan darah tinggi serta kolestrol merupakan salah satu penyebab faktor impotensi yang dialami kalangan pria karena peredaran darah tidak berjalan lancar pada penis. Penyakit tersebut berhubungan dengan penyumbatan darah di jantung dan bisa menyebabkan impotensi.

4. Gaya Hidup Dan Sakit Mental

Depresi, gangguan psikologis, gangguan kecemasan bisa menyebabkan seseorang mengalami imoptensi. Tak ada harapan hidup, stres, merasa sedih, kelelahan, juga termasuk kedalam beberapa faktor yang menyebabkan imotensi. Selain itu, gaya hidup tidak sehat dapat menyebabkan penyakit mudah timbul. Kebiasan merokok di usia muda, mengkonsumsi narkoba dan minum alkohol.

Sering melakukan mastrubasi juga bisa membuat seseorang tidak bisa menjalankan organ seksualnya dengan baik serta tak bisa mempertahankan ereksi dalam waktu yang wajar. Menurut beberapa ahli mengatakan, sebenarnya impotensi bisa diatasi dengan gaya hidup sehat, diet, olahraga, dan kesehatan pada mental.

Gangguan saraf, penyakit yang berhubungan dengan jantung, endokrin, dan gaya hidup tak sehat memang bisa menyebabkan impoten pada kalangan pria. Apabila ingin menjaga alat vital agar bisa berfungsi seperti pada umumnya, ada baiknya Anda memulai hidup sehat sejak usia muda. Saat seseorang telah mengalami gejala faktor impotensi, cara penanganannya tentu tidak sama. Hal tersebut disesuaikan dengan faktor penyebab kenapa penderita mengalami impotensi. Jadi secara umum, selain gaya hidup, faktor yang menjadi penyebabnya yakni kelain pada psikis dan fisik.

Ketika faktor tidak diketahui penyebabnya, maka cara penangan akan disesuikan dengan beberapa faktor. Apabila hal tersebut dikarenakan minum alkohol atau kebiasaan merokok, maka langkah awal untuk mengobati bagi penderita yakni harus berhenti konsumsi minuman beralkohol atau merokok. Penderita pun harus membiasakan diri konsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayur-sayuran sehat setiap waktunya. Kami Klinik Utama Gracia selalu berikan penangan yang tepat kepada semua pasien. Lakukan reservasi bersama kami dengan mudah di 085714263063. Sekian mengenai faktor impotensi, terima kasih.

Baca Juga : Disfungsi Ereksi ( Impotensi )


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikpenyakitkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.