Sebagian wanita menganggap bahwa keputihan adalah kondisi yang sangat mengganggu aktifitas sehari-hari karena membuat wanita merasa tidak nyaman. Bahkan para wanita sampai mencari cara mengobati keputihan yang alami dan tanpa menyebabkan efek samping bagi dirinya.

Sebelumnya, Anda perlu mengetahui bahwa keputihan merupakan kondisi alami yang tentunya akan dirasakan oleh semua wanita, apalagi bagi wanita yang sedang hamil. Pada dasarnya keputihan bukanlah penyakit, akan tetapi keputihan merupakan suatu pertanda bahwa telah terjadinya sesuatu pada organ reproduksi Anda.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari dalam vagina Anda dengan membawa sel-sel bakteri yang telah mati. Jika keputihan yang Anda alami tidak menimbulkan rasa gatal, tidak menimbulkan rasa sakit dan terbakar, maka Anda tidak perlu melakukan pengobatan. Hal ini dikarenakan kondisi keputihan di atas merupakan keputihan normal yang merupakan kondisi alami dari dalam tubuh Anda. Akan tetapi, jika keputihan yang Anda alami menyebabkan rasa gatal, berwarna mencolok seperti warna kuning atau hijau, menyebabkan bau yang tidak sedap, menyebabkan rasa sakit, menyebabkan rasa seperti terbakar, dan jumlah cairan yang keluar melebihi dari biasanya, maka Anda harus waspada. Sebab terjadinya hal itu bisa dikatakan sebagai keputihan tidak normal yang memerlukan penanganan medis segera agar dapat langsung diberikan pengobatan secara tepat dan efektif.

Cara Mengobati Keputihan

Untuk mengobati penyakit keputihan, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan yang dipercaya oleh sebagian masyarakat sangat ampuh untuk mengatasi keputihan secara alami tanpa efek samping. Cara mengobati keputihan secara alami tanpa efek samping, antara lain yaitu:

  • Daun sirih

Daun sirih telah dipercaya oleh nenek moyang kita jaman dahulu sebagai tanaman obat yang mampu mengobati semua penyakit terutama di daerah sekitar wilayah organ kewanitaan. Saat ini daun sirih sudah diolah secara modern menjadi sabun dan lain-lainnya. Adapun langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk mengatasi keputihan adalah dengan cara merendam daun sirih selama satu hingga dua jam, selanjutnya Anda dapat menggunakan air rendaman daun sirih tersebut sebagai media untuk membersihkan alat reproduksi Anda. Jika Anda menggunakan sabun sirih untuk membersihkan daerah sekitar organ intim Anda, sangat disarankan untuk memperhatikan tingkat keasamannya, pilihlah sabun sirih yang mempunyai kadar asam yang tidak terlalu tinggi. Semua itu bertujuan agar ekosistem bakteri yang ada pada alat reproduksi Anda tidak rusak sehingga tidak memperparah keputihan yang Anda alami.

 

  • Bawang Putih

Kandungan antibiotik yang terdapat di dalam bawang putih sangat dipercaya mampu mengatasi segala penyakit pada seputar wilayah organ intim Anda. Bawang putih sudah sejak lama digunakan oleh nenek moyang jaman dahulu untuk mengobati segala macam penyakit. Adapun cara mengobati keputihan dengan menggunakan bawang putih adalah dengan cara memotong satu siung bawang putih menjadi dua bagian, kemudian letakkan kedua potongan tersebut di atas alat reproduksi Anda.

 

  • Biji Ketumbar

Anda tentunya telah mengenal salah satu tanaman yang menjadi bumbu masakan. Biji ketumbar selain menjadi bumbu masakan, ternyata dapat mengatasi penyakit keputihan. adapun cara menggunakan biji ketumbar untuk mengobati penyakit keputihan yaitu dengan cara merendam biji ketumbar hingga satu malam lamanya, lalu setelah Anda bangun dari tidur, segeralah minum air rendaman tersebut sebelum Anda makan dan minum.

 

  • Akar Bayam

Salah satu obat alami lainnya yang dipercaya oleh masyarakat untuk mengobati penyakit keputihan adalah akar bayam. Akar bayam dengan sifat antibakterinya menurut penelitian dipercaya mampu untuk melawan penyakit keputihan. cara mengobati penyakit keputihan menggunakan akar bayam adalah dengan membuat jus yang berasal dari akar bayam menggunakan blender, kemudian minumlah jus tersebut minimal dua kali dalam sehari.

Itulah informasi mengenai cara mengobati keputihan secara alami tanpa efek samping. Semoga informasi ini menjadi bermanfaat bagi Anda. Jika Anda ingin mengetahui informasi mengenai hal ini secara lebih lengkap, Anda dapat berkonsultasi secara online dengan staff medis kami melalui tombol konsultasi di bawah ini.