Keperawanan merupakan sesuatu hal yang tidak dapat ternilai harganya. Namun, saat ini keperawanan menjadi hal dianggap tabu, bahkan wanita yang berusaha mempertahankan keperawanannya masih dianggap tidak gaul atau sok suci. Oleh sebab itu banyak wanita yang melakukan operasi keperawanan untuk menutupi jika dirinya sudah tidak perawan lagi.

 

Munculnya pendapat seperti ini setidaknya menjadikan ilustrasi bagi diri kita, tentang bagaimana rusaknya pergaulan bebas akhir-akhir ini. Beberapa lembaga survei menyebutkan bahwa anak usia sekolah banyak yang telah melakukan hubungan seks bebas dengan pasangan kekasihnya sehingga menyebabkan hilangnya keperawanan mereka.

Seorang wanita yang telah hilang keperawanannya ditandai dengan robeknya selaput dara (hymen). Hymen yang telah robek atau koyak, akan menyebabkan rasa sakit atau perih dan diikuti dengan keluarnya bercak darah dari dalam vagina.

Selaput dara yang telah robek atau koyak tidak akan dapat kembali dengan sendirinya. Hal ini berarti selaput dara yang telah robek tersebut akibat dari hubungan seks atau sebab-sebab lainnya, maka keperawanan pada dirinya secara otomatis telah hilang.

Penyebab hilangnya keperawanan

Keperawanan seorang wanita dapat hilang tidak hanya karena hubungan intim saja. Akan tetapi, banyak aktifitas-aktifitas lainnya yang dapat menjadi penyebab hilangnya keperawanan Anda. Beberapa aktifitas tersebut antara lain yaitu:

  • Peregangan

Peregangan merupakan salah satu kegiatan olahraga yang bertujuan untuk melenturkan otot-otot pada tubuh Anda. Wanita yang melakukan peregangan dapat beresiko hilangnya keperawanan, terutama saat dirinya membentangkan kedua kakinya ke arah yang berlawanan.

 

  • Berenang

Saat melakukan olahraga air ini, otot-otot pada bagian panggul akan mendapatkan banyak tekanan sehingga meningkatkan resiko terjadinya robek pada selaput dara.

 

  • Bersepeda

Tekanan yang terjadi pada sadel saat Anda bersepeda, sangat rawan untuk dapat merusak keperawanan Anda.

 

  • Berkuda

Saat Anda melakukan olahraga berkuda, maka posisi Anda diharuskan untuk mengangkang. Hal ini tentunya sangat riskan dan beresiko untuk merusak selaput dara Anda. Hal ini diperparah dengan aktifitas berkuda yang dilakukan sehingga membuat tubuh Anda terguncang-guncang.

 

  • Senam lantai

Olahraga senam lantai membutuhkan banyak gerakan peregangan. Hal ini tentunya akan sangat beresiko merobek selaput dara Anda.

 

  • Onani

Onani merupakan aktifitas seksual yang dilakukan dengan memasukkan sesuatu ke dalam vagina. Hal ini tentunya sangat beresiko tinggi untuk merusak hymen atau selaput dara Anda.

 

  • Kecelakaan

Penyebab lain yang dapat menyebabkan hilangnya keperawanan Anda adalah kecelakaan. Kecelakaan seperti jatuh dari ketinggian tertentu dapat menyebabkan keperawanan Anda hilang.

Operasi keperawanan

Banyak wanita yang telah menikah atau telah melakukan hubungan seks ingin mengembalikan keperawanan mereka untuk dapat memuaskan pasangan. Saat ini terdapat beberapa metode khusus yang dilakukan melalui beberapa tindakan medis agar Miss V Anda seperti mempunyai selaput dara yang baru.

Dengan berkembangnya dunia medis saat ini, maka bukanlah hal aneh jika terdapat beberapa tindakan medis yang dipercaya mampu mengembalikan keperawanan. Akan tetapi, saat ini tidak semua rumah sakit atau klinik dapat melayani perbaikan selaput dara yang telah rusak ini, hanya pada beberapa rumah sakit dan beberapa klinik saja yang mampu melayaninya. Salah satunya adalah Klinik Utama Gracia yang berlokasi di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.

Beberapa operasi keperawanan yang biasanya dilakukan antara lain yaitu vaginoplasty, labiaplasty, dan hymenoplasty.

Resiko operasi keperawanan

Jika Anda tetap ingin melakukan operasi untuk mengembalikan keperawanan dengan beberapa metode tersebut, Anda juga sebaiknya mengetahui beberapa resiko serta efek samping yang dapat ditimbulkan. Antara lain yaitu:

  • Terjadinya pendarahan
  • Munculnya rasa sakit pada Miss V Anda
  • Terjadinya infeksi pada Miss V

Cara Mengembalikan keperawanan tanpa operasi

Selain melakukan operasi keperawanan, ternyata ada beberapa cara lain yang dipercaya mampu mengembalikan keperawanan Anda tanpa efek samping, yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami berikut ini:

  • Telur ayam kampung
  • Minyak wijen
  • Kunyit
  • Buah maja
  • Kayu cendana atau gaharu

Itulah beberapa informasi mengenai operasi keperawanan baik secara medis maupun non-medis. Jika Anda ingin mengetahui lebih lengkap mengenai hal ini, Anda dapat berkonsultasi secara online dengan staff medis kami melalui tombol konsultasi di bawah ini.