selaput dara robek

Selaput dara sudah sangat erat dan identik dengan keperawanan, dan sudah menjadi tradisi apabila selaput dara robek dan mengeluarkan darah pada malam pertama, menandakan bahwa wanita tersebut masih perawan.

Hampir semua masyarakat menghubungkan antara keperawanan dengan kehormatan dan nama baik keluarga. Hal ini terjadi sebab banyaknya mitos dan kesimpangsiuran informasi yang terjadi pada masyarakat. Untuk itu pada artikel kali ini akan dibahas mengenai hubungan antara selaput dara robek dengan keperawanan.

Keperawanan

Perawan oleh sebagian orang diartikan sebagai wanita yang belum pernah melakukan hubungan seks. Banyak yang mengartikan hubungan seks sebagai aktifitas penetrasi yang dilakukan penis ke dalam vagina. Hal ini merupakan informasi yang salah, sebab mengesampingkan banyak faktor dan berbagai jenis tipe seks lainnya.

Bagi sebagian orang yang belum pernah melakukan penetrasi vagina menganggap bahwa diri mereka sudah tidak perawan, sebab pernah melakukan seks tipe lainnya seperti oral atau anal. Terdapat kepahaman dari sebagian orang yang menganggap bahwa keperawanan didasari oleh persetujuan dari masing-masing pihak, sedangkan hubungan seks yang dilakukan atas dasar paksaan menjadi salah satu penyebab bahwa seorang wanita sudah tidak perawan lagi.

Selaput dara

Selaput dara atau yang biasa disebut Hymen adalah jaringan kulit tipis yang melapisi bukaan vagina. Sebagian orang menganggap bahwa selaput ini merentang menutupi keseluruhan vagina. Menurut penelitian, terdapat beberapa bentuk selaput dara dengan tingkat elastisitas dan ketebalan yang berbeda-beda.

Pada umumnya bentuk selaput dara mempunyai bukaan selebar ukuran jari atau sebuah tampon kecil, namun bukan berarti selalu berbentuk seperti lubang donat. Pada beberapa wanita bukaan selaput dara mempunyai bentuk seperti injakan tangga, lubang-lubang kecil pada seluruh permukaan selaput dara, ada pula yang mempunyai bentuk bukaan yang sangat kecil, sehingga tampon, jari atau penis akan sulit untuk menembus lapisan tersebut. Bahkan ada beberapa wanita yang lahir tanpa mempunyai selaput dara di dalam vagina mereka.

Selaput dara mempunyai beberapa fungsi selain sebagai halangan semu untuk menikmati hubungan seksual, selaput dara juga mempunyai fungsi untuk melindungi bukaan vagina dan daerah sekitarnya selama wanita tersebut mengalami awal masa pertumbuhan.

Apakah hubungan antara selaput dara yang robek dengan keperawanan?

Selaput dara yang masih utuh sampai saat ini masih menjadi tolak ukur keperawanan seorang wanita, padahal informasi mengenai hal itu tidak dapat dibenarkan, sebab keperawanan tidak bisa diukur hanya melalui pemeriksaan fisik vagina saja.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan selaput dara robek antara lain yaitu masturbasi, terjadinya penyisipan speculum saat pemeriksaan ginekologi oleh dokter atau cedera akibat olahraga fisik seperti senam, menunggang kuda dan bersepeda.

Beberapa wanita kadang tidak menyadari bahwa selaput dara mereka telah robek, terutama jika hal tersebut diakibatkan bukan oleh hubungan seksual, sebab robeknya selaput dara dapat terjadi tanpa mengakibatkan rasa sakit dan pendarahan.

Itulah beberapa hal yang berkaitan antara selaput dara robek dengan keperawanan. Jika Anda ingin mengetahui informasi ini lebih jelas, Anda dapat berkonsultasi secara online dengan dokter spesialis kami dengan mengklik tombol konsultasi di bawah ini.