penyakit pada sistem reproduksi

Manusia tentunya mempunyai bentuk anatomi tubuh yang berbeda-beda sesuai dengan kodratnya masing-masing. bentuk anatomi tubuh pria dan wanita tentunya berbeda-beda terutama pada sistem reproduksinya. Jika tidak bisa menjaga sistem reproduksinya, tentunya akan mengalami berbagai macam penyakit pada sistem reproduksinya masing-masing.

Penyakit pada sistem reproduksi sangat bermacam-macam, ada yang disebabkan oleh penyakit atau karena kelainan. Pada artikel kali ini akan dijelaskan bermacam-macam penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi yang biasanya terjadi pada manusia.

Penyakit pada sistem reproduksi wanita

  • Keputihan

Keputihan merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi wanita, yang jika dibiarkan saja makan akan berakibat fatal, terutama bagi wanita yang sedang hamil. Menurut penelitian terdapat dua jenis keputihan yang biasanya terjadi pada wanita yaitu keputihan normal dan keputihan abnormal. Keputihan dikatakan normal apabila keputihan yang terjadi tidak lengket, tidak berbau serta mempunyai warna bening atau putih. Sebaliknya keputihan dikatakan tidak normal atau abnormal jika keputihan yang dialami lengket, berbau serta mengalami perubahan warna seperti kuning, hijau atau cokelat.

  • Kanker vagina

Kanker vagina adalah salah satu penyakit serius yang dialami oleh para wanita, dan hingga saat ini belum ada penjelasan klinis yang dapat menjelaskan apa penyebab kanker vagina. Namun, ada teori yang menjelaskan bahwa kanker ini disebabkan oleh virus yang akhirnya menyebabkan iritasi. Cara pengobatan penyakit ini adalah dengan melakukan kemoterapi dan bedah laser.

  • Kanker rahim

Kanker rahim adalah kanker yang terjadi pada endometrium. Endometrium sendiri merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya janin. Biasanya penyakit ini akan menyerang wanita yang telah berusia 60 hingga 70 tahun.

  • Gangguan menstruasi

Pada umumnya gangguan menstruasi yang biasanya didapatkan oleh wanita dapat berupa amenore primer dan amenore sekunder. Amenore primer merupakan gejala menstruasi yang tidak terjadi sampai usia wanita tersebut menginjak usia 17 tahun dan unsur seksual sekunder tidak berkembang pada usia tersebut. Sebaliknya amenore sekunder adalah telat atau tidak terjadinya siklus menstruasi selama 3 hingga 6 bulan.

  • Kanker serviks

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit pada sistem reproduksi wanita yang sangat berbahaya. Penyakit ini disebabkan oleh virus HPV (Human papilloma virus). Gejala awal penyakit ini biasanya adalah munculnya pendarahan pada organ intim wanita saat ingin memasuki fase yang lebih jauh. Penyakit ini merupakan penyakit yang tidak menular, adapun cara penanganannya adalah dengan melakukan pengangkatan uterus, ovarium, oviduk, kelenjar limpa panggul dan sepertiga bagian atas vagina

  • Endometriosis

Penyakit ini terjadi akibat jaringan endometrium yang tumbuh di luar wilayah rahim seperti oviduk, ovarium atau di luar jalur rahim wanita. Gejala yang paling sering timbul akibat dari penyakit ini adalah rasa nyeri pada bagian perut, rasa sakit pada bagian pinggang, serta ketidaknyamanan saat siklus menstruasi.

Penyakit pada sistem reproduksi pria

  • Epididimitis

Penyakit ini adalah penyakit peradangan yang terjadi pada saluran epididimitis. Penyebab penyakit ini adalah terinfeksi penyakit menular seksual. Pada umumnya gejala yang ditimbulkan adalah rasa nyeri serta terjadinya pembengkakan pada salah satu testis

  • Sipilis

Sipilis atau raja singa merupakan penyakit menular seksual yang menyerang pria dan wanita. Namun, kebanyakan kasus ini diderita oleh kaum pria. Penyakit ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya sebab dapat menyebabkan penderita meninggal dunia. Gejala pada penyakit ini antara lain yaitu luka pada alat kelamin, munculnya bercak-bercak di seluruh tubuh, pada bagian paha terjadi pembengkakan getah bening, rasa nyeri pada sendi dan tulang.

  • Gonore

Gonore atau yang lebih dikenal dengan kencing nanah merupakan salah satu dari penyakit seksual menular. Penyakti ini biasanya menyerang bagian saluran kemih atau uretra, sehingga menyebabkan rasa nyeri, perih dan panas saat buang air kecil dengan disertai keluarnya nanah. Jika tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan kemandulan.

  • Impotensi

Impotensi atau impoten merupakan kondisi dimana pria tidak mampu mempertahankan ereksinya saat melakukan hubungan seksual. Faktor-faktor yang menyebabkan impotensi antara lain yaitu gaya hidup yang tidak sehat serta adanya suatu penyakit menular seksual.

  • Ejakulasi dini

Merupakan kondisi dimana pria tidak mampu menahan kendali untuk berejakulasi sehingga terlebih dahulu mencapai klimaks. Penyakit ini terjadi akibat ketidakharmonisan antara pasangan.

Itulah beberapa jenis penyakit pada sistem reproduksi yang biasanya menjangkiti manusia jika manusia tersebut tidak mampu menjaga kesehatan organ reproduksinya dengan baik dan benar. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi, Anda dapat berkonsultasi secara online dengan dokter spesialis kami dengan mengklik tombol konsultasi di bawah ini.