Sipilis atau penyakit raja singa merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang mengakibatkan terjadinya infeksi pada kulit, mulut, alat kelamin serta sistem saraf.

Sipilis termasuk ke dalam golongan penyakit menular seksual yang jika tidak ditangani dengan baik, maka akan berdampak serius bahkan penderita akan mengalami kematian. Namun, jika penyakit ini dapat dideteksi lebih awal, maka akan dapat mudah disembuhkan serta tidak akan menyebabkan kerusakan yang permanen kepada si penderita. Sebaliknya jika penyakit ini tidak segera ditangani, maka dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih serius pada otak atau pada sistem saraf serta bagian organ-organ tubuh lainnya.

Sejak tahun 2010 jumlah wanita pengidap penyakit ini mengalami penurunan. Sebaliknya, jumlah pria yang mengidap ini justru mengalami peningkatan, hal ini disebabkan banyak pria yang melakukan hubungan sesama jenis dengan pria lain.

Penyebab Penyakit Raja SInga

Berdasarkan jumlah kasus yang ditemukan, pada umumnya penyebab penyakit ini adalah bakteri dengan nama Treponema pallidum. Bakteri ini menginfeksi seseorang melalui kontak seksual. Pada beberapa kasus dengan skala kecil, bakteri ini dapat melewati celah atau luka pada kulit seseorang, setelah orang tersebut menyentuh penderita penyakit ini. Namun penyakit ini tidak dapat menular melalui penggunaan barang secara bersamaan seperti toilet, bak mandi, pakaian atau peralatan makan.

Gejala

Penyakit raja singa mempunyai beberapa gejala, dan setiap gejala yang timbul pada penderita berbeda-beda dalam tiap tahapannya.

Tahap 1:

Pada tahap ini, gejala akan muncul dalam 2 hingga 4 minggu setelah terjadinya infeksi, biasanya dalam bentuk luka yang tidak menimbulkan rasa sakit (chancre). Luka ini akan sering dirasakan pada alat kelamin Anda, selain itu dapat terlihat pada bagian mulut atau anus apabila bagian-bagian ini ikut terlibat saat Anda melakukan aktivitas seksual.

Gejala pada tahap pertama ini biasanya akan segera sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu sekitar 1 hingga 5 minggu.

Tahap 2:

Pada tahap kedua ini, gejala penyakit ini akan dimulai sejak 6 hingga 12 minggu kemudian. Ciri-ciri pada tahap kedua ini umumnya adalah sakit kepala, demam, kehilangan nafsu makan, nyeri pada persendian, munculnya ruam kecil, benjolan bersisik merah pada penis, vagina, mulut, terutama pada bagian telapak tangan dan kaki.

Selain itu dapat juga muncul ciri-ciri seperti sakit tenggorokan, kelenjar limpa yang membengkak khususnya pada bagian ketiak, leher dan pangkal paha, serta kelelahan. Pada tahap ini, gejala dapat terjadi selama bertahun-tahun tanpa diiringi gejala apapun.

Tahap 3:

Pada tahap ini gejala pada umumnya akan muncul dalam 10 hingga 40 tahun setelah infeksi awal terjadi. Pada umumnya ciri-ciri yang biasanya timbul adalah daya ingat menurun, mengalami kelumpuhan, terjadinya masalah pada keseimbangan tubuh, sehingga akhirnya terjadi kerusakan pada otak dan jantung

Pada sebagian penderita yang telah berada di tahap dua atau tiga, terkadang tidak menunjukkan tanda-tanda dari gejala penyakit ini. Oleh sebab itu jika Anda ingin mengetahui secara pasti, maka dianjurkan bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Pengobatan

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengobati penyakit raja singa, antara lain yaitu:

  • Konsumsi obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter secara teratur
  • Dalam melakukan aktivitas seksual selalu gunakan pengaman seperti kondom dll
  • Selalu rutin berkonsultasi dengan dokter mengenai perkembangan kondisi Anda
  • Merubah gaya hidup menjadi lebih sehat
  • Jika Anda sedang mengalami kehamilan, segera laporkan kondisi Anda kepada dokter langganan Anda, agar dapat diberikan penanganan yang lebih intensif.

Itulah informasi mengenai penyakit raja singa atau sipilis. Jika Anda ingin mengetahui secara lebih lengkap mengenai informasi ini, Anda dapat berkonsultasi secara online dengan dokter kami. Adapun caranya yaitu dengan mengklik tombol konsultasi di bawah ini.